Para Orang Tua–Dear My Friends [review]

c0kdyzruoaa8_3x

Bagaimana kehidupan orang-orang tua?

Kebanyakan yang nonton k-drama nyari aktor-aktor ganteng/cantik, muda, badan bagus, pokoknya yang bikin halu-delusional. TvN lagi-lagi agak menyimpang dari standar tadi, dengan nayangin drama yang pemeran utamanya berumur di atas 50/60 tahun. Jarang-jarang, apalagi di tengah persaingan rating yang jahat banget antar stasiun TV. Tayang di pertengahan tahun 2016, antara bulan Mei sampai Juli, Dear My Friends kayaknya juga lepas dari perhatian penonton TV dilihat dari rating ketika tayang.

Drama-drama underrated kayak gini justru yang tanpa sengaja ditonton tapi malah jadi drama favorit. Di awal tahun, ada Signal yang juga tayang di TvN dan juga dengan rating rendah. Sebelum nonton Dear My Friends, aku lebih dulu nonton Age of Youth yang lagi-lagi tayang di channel TV kabel yaitu JTBC. Nah, Age of Youth (baca review di sini) ini punya vibe yang sama kayak Dear My Friends. Sama-sama underrated, TV kabel, genre slice-of-life, dan tanpa disangaka jadi drama favorit. Let’s take a look!

culfrk1xgaayzp8

Dear My Friends bercerita tentang Park Wan (Go Hyun-jung) yang berprofesi sebagai penulis dan translator, diminta ibunya nulis novel yang bercerita tentang teman-temannya. Park Wan aja ini umurnya udah hampir 40 tahun, apalagi temen-temen ibunya? Nah, awalnya Park Wan ini juga ogah nulis, lagian ngapain berurusan sama orang-orang yang tua, cerewet, banyak mau, dan ngerepotin? Cerita apa yang bisa ditulis? Wong deket-deket aja hawanya udah pengen ngamuk, ya nggak?

Tapi apa? Dear My Friends ini jelas well-written-script. Penulisnya–No Hee-Kyung ngegambarin dunia orang tua dengan hati, realistis, heart-warming, tapi juga heartbreaking. Apa sih yang ada di kepala orang-orang tua? Apa yang mereka mau di hari-hari terakhir? Hidup macam apa yang udah dilalui di belakang? Gimana pendapat mereka soal anak-anaknya? Kita bisa lihat kehidupan dari kacamata orang tua, dari point of view orang-orang yang udah hidup lama ini.

cr22jbyw8aevw9h
Park Wan

Park Wan sendiri anak yang selalu berantem sama ibunya. dia ngerasa ibunya terlalu ikut campur sama hidupnya. Di umur 7 tahun dulu, Park Wan sempet hampir meninggal karena disuruh minum racun sama ibunya sendiri. Park Wan ngerasa dia milik ibunya, jadi apa-apa yang diperintahin harus dikerjain meski minum racun pun. Dia tumbuh jadi anak yang nurut sama perintah ibunya. Tapi bagian lain yang biasanya anak nggak tau adalah isi kepala ibunya. Ibunya mau bunuh diri sendirian, tapi di sisi lain dia lihat sendiri suaminya tidur sama cewek lain di ranjang mereka, ibunya (neneknya Park Wan) digebukin sama suaminya (kakeknya Park Wan) juga di depan matanya. Bagi ibunya, di dunianya udah nggak ada lagi yang bisa dipercaya buat ngerawat Park Wan, jadi dia niat mati berdua sama anaknya. Di sini bukan menekankan ibu boleh ngeracunin anaknya, ya. Tapi aku titik beratkan di gimana sudut pandang anak dan orang tua itu berbeda, kita nggak pernah tahu apa yang mereka pikirkan.

cvcswq9vyaex1go
Jeong Ah

Salah satu teman ibunya Park Wan ini pengin banget keliling dunia. Waktu baru nikah udah dijanjiin suaminya nanti kalau kaya mau diajak trip ke luar negeri, tapi dia nggak bisa ninggalin orangtuanya. jadi ngitung kira-kira 20 tahun lagi baru bisa nge-trip. Jeong Ah ini karakternya cablak dan hardworker. Meski suaminya banyak maunya, dia nurut. Punya 1 anak angkat dan 2 anak kandung. Dia kerja di rumah anak-anaknya buat nambahin biaya hidup di samping suaminya yang kerja jadi security di apartemen. Dan dia ceria-ceria aja. Cerita masa lalu dan masa tuanya bikin patah hati.

cudz4flvuaehssj
Hee Ja

Hee Ja. Suaminya meninggal di lemari yang bisa buat tidur kayak lemarinya Doraemon, dan milih buat hidup sendiri biar nggak membebani anak-anaknya yang udah berkeluarga. Tapi gimana kalau ternyata dia punya dementia? Persahabatan Hee Ja sama Jeong Ah ini favorit banget, dan tunggu kejutan di episode 14.

cudkrrcukaau_0c
Cheong Nam

Cheong Nam. Nggak nikah dan nggak punya anak, tapi ngurusin saudara-saudaranya yang semua harus dirawat di rumah sakit, ngurus keponakan, biayain sekolah, sampai jual-jualin semua asetnya buat ngurusin keluarganya ini. Sementara dia masih ikut kayak program pendidikan buat lulus setara SMA. Karakternya straight to the point, tapi cheerful. Kalau lihat dia mungil imut gitu nyenengin.

cr22h7awgaaiveg

Yeong Wan. Artis yang 2 kali nikah 2 kali cerai yang di balik keglamoran hidup dan tampilannya ada banyak luka baik luka batin atau fisik.

Nan Hee, ibunya Park Wan yang ngerasa bertanggung jawab ke keluarganya dan begitu takut ninggalin mereka karena (lagi-lagi ngerasa) nggak ada yang bisa selain dia. She’s a real fighter, indeed. Dia di sini dapat peran yang imbang, dia sebagai anak dan juga sebagai ibu. Kita bisa lihat gimana dia memperlakukan ibunya, kita bisa lihat dia berantem sama anaknya. Imbang.

Percakapan-percakapan mereka seringnya kritis, nggak bertele-tele karena pengalaman udah ngajarin banyak hal. Tapi nggak lupa humor, jadi nggak sedih-sedihan aja isinya. Dear My Friends jadi drama kedua setelah Age of Youth yang fokus di persahabatan dan female-centric. Friendship goals. Kita bisa llihat gimana mereka saling mendukung, saling membutuhkan, saling terikat, saling menghibur, saling memiliki, ketika ajal udah di depan mata. Menjadi tua bukan berarti bebas dari masalah, anak-anak mereka udah nikah semua bukan berarti mereka lepas tangan dan nggak dipikirin, menjadi tua bukan berarti ngak bisa bersenang-senang.

cmyqlzfvuaalz0i
neneknya Park Wan & ibunya Nan Hee

Dear My Friends adalah satu-satunya k-drama yang bisa bikin aku nangis. Nangis bukan cuma netes setitik dua titik, tapi sampai bener-bener sesenggukan. Terakhir nangis kayak gitu pas nonton film yang judulnya Ode To My Father yang durasinya paling 2 jam, sedang ini totalnya 16 jam dari 16 episode. Drama yang menghangatkan, tapi sekaligus melukai. Jadi inget sama orangtua sendiri dan kepikiran gimana kalau mereka tua nanti? gimana gue ngadepin mereka saat mereka tua? Beban apa yang masih dipikul di usia sepuh mereka? Bisakah gue jadi anak yang baik di hari-hari terakhir mereka? Di masa tua mereka, gue jadi anak yang nelantarin atau yang ngurusin? Gimana kalau gue telat jadi anak yang baik buat mereka?

cniihbducaexamu

Drama ini drama yang indah, di samping banyak bikin nangis. Nggak banyak memang bintang mudanya selain Go Hyun-Jung, Lee Kwang-Soo (anaknya Hee Ja), dan Jo In-Sung yang jadi pacar LGR-nya Park Wan. Cerita cinta-cintaan mereka juga jadi bumbu yang bikin Dear My Friends lebih manis–buat kamu, kamu, dan kamu yang haus akan kisah cinta anak muda. Manis tapi pahit.

cv2tq8fuaaarp-d
manis ya

16 episode, 16 jam. Definitely worth to watch! Siapin tisu jangan lupa. Ending-nya juga manis, jadi nggak perlu khawatir ending yang zonk atau ngegantung. TvN did a great job too! Angkat topi buat aktor-aktor veteran yang aktingnya baguuuuuss banget.

cowobpwuiaau0si
“I just have one wish. I wish this moment will last a little longer, so they will not have regrets” – Park Wan

5/5 stars, 10/10. Bahkan Age of Youth cuma kukasih 9,5/10.

cmuzo3svmaamai4

-R-

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s