[review] My Wife is Having an Affair This Week

index1

Mari kita mulai review ala-ala My Wife is Having an Affair This Week yang udah aku janjikan di twitter @rararatnaP. Spoiler alert!

Setelah review Age of Youth (baca di sini), 1 lagi drama JTBC yang akhirnya bikin terusik dan pengin banget ditulis. Dengan jumlah 12 episode aja, drama ini udah cukup menyelesaikan semua masalah yang harus dibungkus di episode terakhir. Nah, apa aja, sih, yang jadi masalah dari drama ini?

Dari judulnya aja sebenarnya udah ketahuan konfliknya apa. Do Hyun Wo (Lee Sung Kyun) tanpa sengaja baca SMS di HP istrinya, yaitu  Jung Seo Yoon (Song Ji Hyo) yang ditengarai dari cowok. Nggak sembarang SMS, tapi SMS yang bilang kalau dia udah booking kamar hotel. *Jgeer!* Setelah nanya sana-sini, dia malah dapet clues yang memperkuat tebakannya melalui beberapa perilaku istrinya yang sedikit berubah. Nah, saking bingungnya, Hyun Wo posting masalahnya ini di semacam message board gitu.

images

 

Ketika satu hal udah dilempar ke internet, efeknya bakal gini: Semua orang bisa lihat, semua orang bisa komentar entah baik atau buruk; entah ngasih jalan keluar atau ngetawain. Setelah di-posting ternyata tanggapan rakyat internet ramai. Ada yang kasihan, ada yang marah, ada yang ngomporin buat datengin ke hotel buat buktiin istrinya bener-bener selingkuh apa nggak.

Dan bener, istrinya selingkuh.

Banyak drama yang bahas soal perselingkuhan, contohnya On The Way to The Airport yang tayang beda hari. Bedanya di mana? On The Way to The Airport memperlihatkan bagaimana satu orang bisa selingkuh sama orang lain, sebut aja step by step-nya. Dari mulai kenalan sampai ending ya isinya fokus tentang mereka berdua yang selingkuh.

My Wife is Having an Affair This Week juga tentang perselingkuhan, tapi… dia fokus di sebab-akibat, di proses setelah ketahuan, bagaimana cara memperbaikinya. Selingkuh, oke. Tapi akibatnya apa? Kenapa bisa? Alasannya apa? Aku pernah ngetwit kalau nonton ini bikin perang batin. kenapa? Karena logically bener, tapi secara moral salah.

images1

 

Soo Yeon ini istri yang sempurna. Dia rajin, jago urus rumah, jago urus suami. Dia juga ibu yang baik buat anaknya, dan dia pekerja kantoran yang kredibel. Nggak ada flaws. Tapi tahukah kalau semua yang tampak sempurna dan baik-baik aja nggak menjamin dia juga baik-baik aja?

imagesDB

 

Episode awal-awal jujur bikin bosen, aku hampir drop drama ini karena di situ, si istri ini tampak jahat dan si suami kayak korban tak bersalah. Komentar-komentar di Instagram pun banyak banget yang benci sama istrinya, tapi ada yang aneh. Kalau dua orang ini karakter utama, harusnya dua-duanya punya back story, dan di awal cuma nyeritain dari sudut pandang si suami. jadi kuputuskan buat nerusin nonton atas nama penasaran dan membuktikan kalau kita cuma sedang digiring opininya. *halah*

Setelah ketahuan selingkuh pun istrinya nggak ada usaha membela diri atau ngasih alasan, sementara suaminya kebakaran jenggot antara nggak percaya dan nggak nyangka istrinya bisa nusuk dia dari belakang. Di proses itu, sedikit demi sedikit dibuka sisi istrinya. Gimana dia struggle sebagai istri, ibu, dan pekerja.

Siapa yang bilang jadi ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang gampang? Si istri bangun 2 jam lebih awal buat nyiapin sarapan si suami dan anak, nyiapin perlengkapan kantor & sekolah, bersih-bersih, terus bangunin suami dan anaknya, mandiin anaknya buat disiapin ke sekolah, baru dia sendiri yang siap-siap ke kantor. Saat suami dan anaknya duduk nyaman buat sarapan, dia buru-buru berangkat ke kantor biar nggak telat. Suaminya nge-drop anaknya di halte bus sekolah sambil buang sampah, baru berangkat ke kantor. Malamnya, si istri masak buat makan malam, bersih-bersih, ngurusin anak, nunggu suami pulang.

Istrinya sering telat jemput anaknya di sekolah meski dia udah berusaha cepet-cepet keluar kantor, makanya dia suka minta tolong ke ibu-ibu di sekolah biar anaknya sekalian dibawa biar nanti dijemput di rumahnya. Saking nggak enaknya, si istri sering beliin makanan atau ngajak makan siang buat bayar jasa ibu-ibu ini. Istrinya juga sering minta tolong ke si suami biar jemput dulu anaknya karena dia lagi sibuk atau lagi meeting, tapi suaminya juga sibuk dan nolak. Akhirnya si istri juga yang lari-larian ke sekolah anaknya buat jemput.

Dari banyak komentar yang muncul selama drama ini tayang, “She’s dead inside” jadi kalimat paling ngena yang aku baca. Dia kelihatan baik-baik aja, tapi nggak di dalam sana. Jamnya muter cepet banget, dia handle semua kerjaan baik di rumah, di sekolah anaknya, atau di kantor. Suaminya ngerasa bantu buang sampah dan nge-drop anak udah cukup, dan dia ngerasa aman karena istrinya nggak ngeluh dan kelihatan tanpa cela.

Di tengah hectic perputaran jamnya, si istri ketemu klien yang di saat mau meeting telat 2 jam. Kesel? Banget. Tapi apa, si klien bilang melalui teks kurang lebih “Aku harap 2 jam cukup untuk membaca buku yang selalu kamu bawa“. Ada orang lain yang notice kalau dia butuh waktu buat dirinya sendiri. Dia notice kalau ada buku di tas yang selalu dibawa tapi nggak pernah dibaca. Detail kecil yang suaminya nggak pernah sadar tapi pengaruhnya gede buat si istri.

Tapi apa ini membenarkan perselingkuhan istrinya? Nggak.

Di satu episode, si suami nguatin diri buat duduk dan nanya alasan kenapa si istri selingkuh, karena istrinya nggak pernah bilang alasannya.

CxnZKa9UsAEtZSG

 

Si istri ngerasa bersalah dan minta cerai karena udah nggak kuat kalau harus liat suaminya menderita karena perselingkuhannya. Suaminya masih belum mau karena rasa penasarannya belum kejawab. Terus ketika si istri ngeluarin bebannya sedikit, si suami bilang “Kalau kau merasa ini berat, semua orang juga hidup seperti ini“. Aku yang nonton bengong, kayak ada yang mukul tepat di dada. Rasanya sakit dan nyesek.

Aku sendiri, yang baru ngerasain sedikiiiiitttt dunia orang dewasa, kadang ngerasa pengen berhentiin waktu sebentar. Let me take a rest for a while. Istri, ibu, adalah ‘pekerjaan’ yang nggak punya hari libur. Sedikit perhatian bisa jadi segalanya, sedikit waktu untuk mendengarkan bisa buat bayar rasa capeknya.

Jadi ketika si istri sedikit ngeluh, kenapa si suami nggak refleksi ke diri sendiri tapi malah nyalahin balik? Kenapa nggak nyoba buat mengerti?

Tapi apa ini bisa buat alasan si istri selingkuh? Nggak.

Nggak ada alasan yang membenarkan perselingkuhan. Mereka terikat tali pernikahan, Si suami udah jadi suami yang nggak gimana-gimana, dia punya pekerjaan, dia juga sayang istri dan anaknya. Dia nggak suka mukul, dia juga nggak selingkuh sama cewek lain. Kalimat secara-logika-bener-tapi-secara-moral-salah di awal tadi udah berasa?

Proses perceraian pun alot. Dan My Wife is Having an Affair This Week ngasih liat betapa bercerai nggak segampang itu. Ada anak, ada keluarga besar, ada kemungkinan pernikahannya masih bisa diperbaiki, pertimbangan akan memaafkan dan memulai dari awal. Dari message board tempat si suami posting masalahnya, sebagian nyuruh cerai, sebagian mencegah. Terus ada 1 yang bilang meski dia bisa memaafkan, tapi selamanya dia nggak bakal bisa melupakan. Dan username ini yang dari awal ngasih saran paling bijak, sementara yang lain ada yang ngajak bunuh diri, ada yang ngomporin, bahkan ada yang saking keselnya dia mau buka identitas si istri. Internet memang pisau bermata dua.

images2db

 

Si istri udah terlanjur ngerasa bersalah, dia ngerasa udah ngasih luka yang susah sembuh ke keluarganya. Meski keduanya masih saling cinta, akhirnya mereka memutuskan bercerai. Si suami akhirnya merasakan beratnya ngurus anak, ngurus rumah, sambil kerja setelah mereka pisah sampai akhirnya dia ngerti perasaan istrinya. He feel sorry for her. Dia minta maaf buat semuanya yang bikin istrinya nyingkirin high heels dan ganti pakai loafer.

Metafora high heels dan loafer ini bikin patah hati.

My Wife is Having an Affair This Week berhasil mengusik sampai dibikinin postingan sepanjang ini, sama kayak Age of Youth. Padahal baru 1 love life yang dibahas. ada 2 love lifes yang jadi side kick dan nggak kalah banyak yang bisa dibahas. Kenapa cuma mereka doang yang dibahas, buatku ini terlalu nyata dan ngena. Selama nonton pun jadi kepikiran, seberapa besar aku–kita menghargai pasangan atau ibu? Apa kita udah cukup mengerti mereka? Apa mereka bener-bener baik-baik aja?

4/5 stars!

-R-

*) pics source from google.

*) menerima kritik dan saran.

Advertisements

2 thoughts on “[review] My Wife is Having an Affair This Week

  1. aku baru nonton drama ini. dan wowww nikah itu bukan sebatas untuk menyatukan perasaan namun juga bersiap untuk ‘menyelesaikan’ problem rumah tangga itu sendiri..
    aku suka riviewnya hihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s