[review] Age of Youth

CqyXUvgUIAAC1df

Bagi yang follow Twitter aku, pasti udah nggak asing sama k-drama yang satu ini. Kenapa dibahas terus? Nah ini, yuk bahas di sini!

Suka nonton k-drama belum lama sebenernya. Sejak One Direction hiatus, dunia sepi banget rasanya. Terus iseng-iseng nonton channel yang nayangin program di Korea Selatan sana, bablas deh keterusan.

Setelah nonton Signal–yang mana ini jadi drama favorit di sepanjang sejarah nonton drama korea, nggak sengaja ngeklik Age of Youth (AoY). Iseng juga, sih. Awalnya ngira AoY ini drama lucu-lucuan, light genre drama, lah. Setelah ditonton aku terguncang, pemirsa!

Intinya, AoY ini cerita 5 cewek yang hidup di share house namanya Belle Epoque. Kos-kosan kalau di sini nyebutnya, tapi yakin deh pasti pengen tinggal di Belle Epoque kalau udah lihat rumahnya kayak apa. Apa sih yang dipikirin kalau denger 5 cewek ngumpul? Ngegosip? Ngobrolin make up? Ngobrolin cowok? Sempit sekali duniamu, kisanak…

Cq0Cjh_VYAAfIIO

Yoon Jin-Myung (Han Ye Ri), Jung Ye-Eun (Han Seungyeon), Song Ji-Won (Park Eun-Bin), Kang Yi-Na (Ryu Hwa-Young), dan Yoo Eun-Jae (Park Hye_Soo) tinggal di satu atap. Di episode 1, point of view cuma ada di Yoo Eun-Jae sebagai mahasiswa baru yang berasal dari desa. Alasan kenapa AoY ini ngena banget itu karena realistis. Awkward, takut hidup bareng orang lain, kesel karena orang yang baru dikenal semena-mena sama kita digambarin jelas di karakter Eun-Jae ini. Eun Jae yang pemalu, lugu, dan susah ngomong terus terang jadi satu poin gimana AoY disebut relatable.

Di episode 2 udah mulai nyeritain point of view dari 5 cewek itu. Jin-Myung yang diceritain paling tua di sana, sibuk kuliah dan kerja paruh waktu. Dia selalu terburu-buru, berangkat pagi pulang malem banget. Jangankan ngobrolin cowok, napas aja kayaknya nggak sempet. Kalau lagi di bagian nyeritain dia, rasanya ikut stress. Ada yang bilang kalau karakter Jin Myung ini yang paling lemah karena dia nggak ada ups and down, down terus deh pokoknya. Tapi sungguh, Jin Myung ini cerminan banyak dari kita yang punya banyak beban di pundaknya dan nggak ada jalan lain selain survive.

Kang Yi-Na ini punya pacar 3. Ada yang nyebut dia sugar baby, dan hidupnya memang mewah karena disokong 3 pacarnya itu. Yi-Na punya karakter yang kalau ngomong nggak disaring, blak-blakan. Awal-awal dia kelihatan biasa aja, tapi lama-lama cerita di balik hidupnya ini yang paling menarik. Ya, kita nggak tahu di balik hidup orang yang kelihatannya baik-baik aja, ada luka apa nggak, jadi di-pause dulu coba yang udah keburu nge-judge. Dor!

Song Ji-Won malord! Ji Won punya karakter yang ruame. Dia yang jadi penyatu di antara 5 cewek itu. Dia yang ngerasa hidupnya biasa aja, nggak ada polisi tidur, dan susah nyari pacar karena dia selalu mendominasi obrolan.

Jung Ye-Eun ini karakter cewek yang gengges. Banyak yang nggak suka dia karena dia judgemental, holier than tho, dan punya kehidupan cinta yang ‘sempurna’. Kita paling nggak pernah punya satu temen yang kayak gini; dia yang ngerasa cewek harus dandan, punya pacar brengs*k tapi nggak ditinggalin no matter what.

Yoo Eun-Jae si pemalu. Tiap inget Eun Jae pengin cekikikan, lucu banget. Dia suka sama senior yang cheesy abis! Aku aja baru tahu ada makhluk macam dia hidup di bumi. Eun Jae bakal ngingetin kita ke cinta monyet yang kalau sekarang dipikirin, bakal ngakak heran.

Kayak yang udah dibilang tadi, AoY ini kayak drama lucu-lucuan. Ngarepnya ya ketawa-ketawa aja. Sampai Song Ji-Won ngaku bisa lihat hantu dan di depan lemari sepatu, ada 1 hantu. Di sini cerita mulai jalan. Tiap cewek udah mulai nebak-nebak kalau itu hantunya orang-orang yang ada hubungannya sama mereka.

Jin-Myung kerja mati-matian ternyata buat biayain adiknya yang udah koma bertahun-tahun, dan buat bayarin utang ibunya. Yi-Na nanggung rasa bersalah karena dia bisa selamat dari kecelakaan bertahun-tahun lalu, Ye Eun yang sebenernya nggak bahagia sama pacarnya, dan Eun Jae… yang ngerasa udah bunuh ayahnya. Light genre drama? WRONG!

Walau kelihatannya ini drama receh, dari segi cerita dan karakter juwara! AoY berani ngangkat isu-isu dari save sex sampai domestic violence. Bukan drama yang isinya orang kaya VS orang miskin, orang yang punya kekuasaan VS bawahannya, tapi drama yang ‘sekadar’ nyeritain kita. Orang biasa dengan berbagai masalah di belakangnya, orang biasa dengan lukanya masing-masing, orang biasa yang ada di sekitar kita. Tapi, ya, nggak tahu kalau ternyata kamu ada di sekitar pewaris perusahaan A atau keturunan keenam dari Si B hahahaha!

AoY bisa disebut menggabungkan 5 genre dari 5 cewek itu sebenernya. Kalau 5 cewek itu dipisah terus dibikinin 1 judul drama, bisa jadi 5 drama dengan karakter mereka masing-masing. Akting Han Ye-Ri jadi Jin-Myung, hampir nggak pernah senyum. Stresnya berasa banget, terus tunggu dia nangis deh. Di episode 4 dia nangis, crew di sana sampai pada ikut nangis. Ryu Hwa-Young yang masih baru di dunia akting ini juga effortless, dan setelah AoY tamat, doi langsung dapet peran utama. Wogh!

Park Hye-Soo yang ternyata jebolan Kpop-Star, udah pernah main di Yongpal. Oh, dia ngisi ost Lucky Romance (Sad Fate) juga. Sebagai yang paling muda, karakter lugu/naif dapet banget feel-nya. Tapi meski karakternya lucu, justru dia yang paling bikin aku takut di AoY. Dia punya rahasia yang baru kebuka di episode-episode akhir, dia yang kayak anak-anak ternyata di belakang, dia yang jaga ibunya. Dia yang ngurusin urusan ibunya, dia yang khawatirin ibunya, dia yang nanggung beban batin sementara ibunya tenang-tenang aja. Satu-satunya yang bikin otak nggak terlalu penuh cuma karakter Ji-Won. Setiap dia muncul, pasti ada hal aneh yang bikin ketawa. Dia ini mewakili cewek-cewek yang nggak pernah sedih, seneng ngomong jorok, dan nggak takut maju duluan ke cowok. Tapi di balik petakilannya JI-Won, dia bijak banget. Setelah analogi Anak Kembar-nya, banyak yang tertohok. Akting Park Eun-Bin ampun, deh. Nggak nyangka dia bisa segila itu, dan selain Hwa-Young, Eun-Bin juga langsung dapet project baru. Asik!

Nah, dialog-dialog di AoY juga quote-able banget. Nggak nyangka nonton drama lucu-lucuan malah end up stres mikirin hidup; “Gue udah ngapain aja selama ini?”; “Gue udah cukup bersyukur nggak?”. Kayak dijewer pakai cara halus. Dan karena karakter-karakternya orang biasa, jadi gampang ‘akrab’ kayak ke temen sendiri. Mereka sedih ikut nangis, mereka nge-down pengen meluk, mereka seneng ikut ketawa, mereka didzolimi pengen ngelindungin, AoY tamat kayak ditinggalin. Dan kayak naik roller coaster nonton drama ini. Bisa ketawa cekikikan nggak kelar-kelar, terus ngakak-ngakak sampai sakit perut, dibikin kesel sampai pengin banting laptop, dan bisa nangis-nangis parah.

Ketika dibilang AoY drama low budget karena pemerannya nggak ada yang terkenal (katanya), justru di sini AoY nggak ngejual pemainnya. Han Ye-Ri kurang apa coba, dia banyakan main di film yes. Sebelum AoY tamat aja filmnya (Worst Woman) rilis.

Spoiler buat episode terakhir: open ending!

Banyak yang nggak puas sama open ending karena merasa masih banyak yang harus diselesaiin. Tapi kalau dipikir lagi, ya ini kan yang namanya hidup? Banyak hal yang nggak bisa diselesaiin, apalagi umur mereka masih 20an. Hidup mereka nggak berhenti di episode terakhir. Dan open ending ini juga lah yang mengusik setelah AoY tamat sampai ditulis di blog, banyak hal yang muncul karena kita dikasih jalan buat mikirin kemungkinan-kemungkinan. Banyak yang bisa diambil dari Age of Youth, dan meski di atas disebut ada hantunya, ini bukan drama horor. Slice-of-life, begitu kata penontonnya.

Saking banyaknya yang mau ditulis, nggak berasa udah di atas 1000 kata. 4,5/5 stars buat Age of Youth yang underrated. Oh, satu lagi… SOUNDTRACKS-NYA JUWARA! (cek di sini)

Mengutip satu kalimat dari penonton AoY yang pas buat gambarin keseluruhan cerita:

” Age of Youth is about the hurts that haunt us.”

Cq1BaHxWIAAbcJs

Advertisements

2 thoughts on “[review] Age of Youth

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s