Dear You

Dear: You

Untuk kamu yang 23 tahun menghuni tubuhku.

Tolong, tolong berhenti sejenak. Kamu terlalu khawatir dengan apa yang ada di depan sana, kamu terlalu sibuk dengan apa yang belum kamu tahu adanya.

Kamu memaksakan diri. Kamu tak memikirkan diri sendiri. Kamu memenuhi pikiranmu dengan ambisi, yang akhirnya akan menjatuhkan.

Kamu sok kuat, kamu bertingkah seolah kamu bisa menanggung semuanya.

Nyatanya? Kamu bukan siapa-siapa melainkan Si Rapuh yang butuh perlindungan.

Jadi tolong berhenti sejenak, bernapaslah…

Kekhawatiran, kesendirian, kesepian, ketakutan untuk ditinggalkan, tidak harus kamu rasakan bersamaan.

Buktinya, ketika seseorang bilang “Rancangan Ane Avantie nggak akan jelek, masakan Rudi Choirudin juga pasti enak…, apalagi rencana Tuhan!”

…kamu terlempar ke dalam kesadaranmu, terpuruk di sana. Bagaimana kamu bisa lupa?!

Untuk kamu yang sudah menghuni tubuhku sejak 23 tahun lalu…

Bernapaslah sejenak…

“Mungkin hidup elo nggak sempurna, tapi elo bisa tidur nyenyak dan makan dengan enak”

…agar kita bisa tidur dan makan bersama, barang sejenak.

Tolong…

 

PS: aku tidak membecimu, aku hanya membenci separuh dari diriku yang selalu terburu-buru.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s