Yang Tak perlu

Ada rindu yang tak perlu.

Pernah membumbung tinggi di udara, lalu melesat secepat cahaya. Menerangi seperti matahari, membangunkan bunga-bunga dari gelap malam.
Lalu jatuh tiba-tiba. Terbakar di atmosfer seperti meteorit, lalu lenyap sebelum menyentuh tanah.

Sebagian bilang itu biasa, sebagian lain berseru kalau rinduku hiperbola.

Ada rindu yang tak perlu, katanya. Yang justru akan membunuhmu.

Rindumu mungkin memang tak perlu, karena dinding hati seseorang sudah tak mampu merambatkan getarannya.

Yang tak perlu adalah rinduku, di kala dinding hatimu tak mau lagi meloloskannya ke pusat rasamu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s