Ditempa

Aku sedang ditempa.

Bersamaan, dari arah kanan, lalu kiri. Bukan bergantian, tetapi bersama-sama. Kepalaku penuh sesak, batinku berperang melawan ego. Riuh sekali di dalam sana.

Dan setelah 23 tahun kupertahankan keras kepalaku, siang ini aku mengaku pada-Nya…

…bahwa aku tak sekuat itu, bahwa aku memang lemah. Aku mengaku kalah.

Aku bukan siapa-siapa dibandingkan dengan kuasa-Nya.

Aku menghadapi luka-lukaku sendiri. Luka yang selama ini kututup rapat, luka yang akan membuatku menangis karena sakitnya. Tak apa terluka jika kamu sudah punya obatnya. Sayangnya, aku tak punya. Berbeda dengan kamu, dan tawamu yang sekarang.

Siang ini aku benar-benar menunduk malu di hadapan-Nya. Aku tak tepat waktu bersujud untuk-Nya, kemudian aku mengeluh sebanyak itu pada-Nya. Aku benar-benar malu.

Selama 23 tahun ke belakang, aku hanya menangis tiap kali ada kematian, tiap kali melihat film sedih, dan tiap kali ibuku mengucapkan ‘terima kasih’ pada hal kecil yang kuberikan.

Aku tak pernah menangis di depan-Nya, karena itu hanya akan melemahkanku.

Namun siang ini, Dia menempaku lebih dari biasanya. Dua hantaman sekaligus, melemparku setinggi egoku, sekeras hatiku, ke rumah-Nya. Ke tempat di mana hanya ada aku yang tersedu karena kekalahanku.

Aku mengaku, Ya Allah, kalau aku lemah…
Aku gampang pecah…
Aku tak sekuat itu…
Aku rapuh…, aku mengaku. Aku malu pada-Mu.
Aku bukan siapa-siapa, melainkan debu yang menyesaki bumi-Mu.

Siang ini, aku ditempa lebih dari biasanya. Dari kanan dan kiri, untuk level yang lebih tinggi. Entah, ini tentu bagian dari rencana-Nya.
Dalam doa, di waktu lalu, aku meminta agar terus diingatkan, agar terus dijaga dari hal buruk. Dan siang ini mungkin jawaban, peringatan kalau aku berada di jalur yang salah.

Sesungguhnya aku bukan siapa-siapa, melainkan hamba-Nya yang teramat sangat kecil dibandingkan kuasa-Nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s