Tak Kan Hilang Semalam

Aku, kamu, dan puluhan hari yang telah lalu.

Menurutku, kita harusnya tak seperti ini. Mungkin seperti itu, seperti mereka, atau seperti apapun selain hari ini. Bukan hanya sulit, tapi juga sekaligus menabur garam di atas luka. Tapi katanya, jika berani jatuh cinta, maka harus siap merasakan sakitnya.

Sapa dan tawa ketika pagi datang, di hari-hari itu, masih tersimpan tanpa ingin kuhapus. Hanya dua kata, dan terkadang hanya dua tanda baca yang menggambarkan ekspresi kita. Tapi rasanya begitu berat, rasanya tak cukup semalam untuk memikirkannya.

Tawa itu selalu kurindu. Seolah masih berdengung di telingaku. Dan untuk membersihkannya, kurasa tak kan terkuras habis dalam semalam saja. Mungkin harus dihapus berdua, atau dibiarkan mengerak dalam ingatan kita.

Puluhan pagi yang telah lalu, banyak tawa di sana. Tak kan hilang semalam, dan tak kan lenyap ditelan diam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s