Kenapa?

Bagaimana bisa dua isi kepala bisa sama, kalau salah satunya emoh percaya?

Dua menjadi satu, atau dua yang bersatu. Dua, angka atau kita?
Egoku sudah dileburkan rata dengan tanah, lalu kenapa?
Aku sudah lebih dari mengerti.
Aku sudah lebih dari bersabar.
Lalu kenapa?

Dua isi kepala tak akan pernah sama, tapi mungkin bisa satu kata. Bagaimana?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s