Akan Ada…

Dimulai dari sunyi yang berkepanjangan. Kemudian merasuk sedikit ragu melintang menutupi jalan yang sedang kucoba akhiri. Aku, menata lagi balok-balok berantakan yang pernah runtuh, yang pernah menceloskan harapan di saat mimpi hilang dalam kenyataan.
Satu demi satu. Potongan demi potongan kupasangkan layaknya puzzle, menjadi benteng baru bernama impian. Berat, lelah, bahkan putus asa. Berkali-kali, lalu menyerah hingga berpikir untuk terus menyusun karena hanya ini, hanya balok-balok ini yang bisa melindungi.

Peluh dan waktu sudah terbuang tak terhitung banyaknya. Tak apa. Toh aku tahu kalau semua akan ada hasilnya. Semua yang tersusun akan berbentuk; meski kecil, meski tak begitu kokoh, meski terlihat seperti mati tanpa guna… Aku tidak peduli. Nyatanya, hanya aku yang bisa menolong diriku sendiri. Masa bodoh apa orang bilang, masa bodoh cibiran mereka.

Aku tetaplah aku. Aku yang berdiri dengan kakiku, aku yang kelak akan menangis senang karena usahaku. Akan ada saat di mana air mata tumpah bukan karena cacian, tapi karena egoku telah membawaku pada pilihan yang benar.

Akan ada saat, di mana kesedihan hanyalah hal asing yang mudah dilupakan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s